“Kepada Bapak/Ibu diharap besok memakai kaos olahraga, dikarenakan akan diadakan jalan sehat” sebuah pengumuman baru, muncul di papan kantor.
Hemm Jalan sehat sebuah tradisi di sekolah kami, biasanya diadakan sebulan sekali dan pelaksanaannya tepat hari Jum’at kliwon. Kenapa juga harus Jum’at kliwon, kan masih banyak hari lain misal Rabo Pahing, Tuesday Pon, etc.
Inti kegiatan ini untuk mengeliminasi stress di kepala dan merefresh kembali motivasi kegiatan belajar dan mengajar, setidaknya otak kita terbooting ulang. Sounds interesting right.
Setelah memakai kaos olahraga dan berjibaku dengan sepatu kets (sepatu sejak jaman kuliah dulu), mungkin saking lamanya nggak dipake ni sepatu berubah fungsi menjadi Ant Imperial (tepatnya sepatu kanan penuh dengan semut).
Sampai di sekolah tampak beberapa rekan sudah memasuki gerbang sekolah dengan jalan kaki (lho heh aturannya keluar sekolah dong, untuk jalan sehat). Waduh biyung kebiasaan kuliah dulu terulang lagi, datang TELAT gan………
Setelah parkir, buru-buru copot peralatan yang sering dipake para pemudik (Jaket, pelindung angin, slayer,dll) sengaja saya taruh di motor. Masuk kantor cuma bawa tas, ..…glodaak eh Pak Bos dan Wakil sedang asyik ngobrol di dalam. Berhubung kedatangan saya seiring sejalan dengan pulangnya rombongan Jalan sehat ya fine fine aja nih.
Dengan jurus cuci muka biar keliahatan seger, saya berani tampil di publik didampingi pengacara (opooooh).
“Wah ini basah karna keringat ato air pak?” celetuk salah satu rekan pas ngambil minuman
Hanya semburat tawa tanpa suara yang tampak diwajah, disertai lirikan rekan yang lain…ya iyalah orang nggak keliatan dari pagi, tahu-tahu nongol ambil minuman.
Rombongan ambil kacang ijo, ya manut ambil kacang ijo pokoknya Seedeeeeeeep Seegeeeeer bener
Lesson learned hari ini “Budayakan Jalan Sehat, Niscaya Semangkok Kacang Ijo Menghampiri”.

Suasana after Jalan Sehat, tampak wajah-wajah "Segar Beneran"
Nb: “artikel ini ditulis dengan kostum olahraga yang terkena keringat palsu (air)”

Nggak perlu dikomenin tapi diratapi bareng-bareng aja